Latihan Soal CPNS 2009

Jakarta , 20/10/2009 (Kominfo-Newsroom) - Presiden PKS yang dinominasikan akan menduduki pos Departemen Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring menargetkan terbentuknya 10 ribu desa komputer pada kurun waktu 2009-2014.
“Namun dalam program jangke pendek 100 hari kerja I, Presiden Yudhoyono telah memerintahkan agar dapat terealisasi 100 desa komputer,” kata Tifatul Sembiring usai Sidang Paripurna MPR yang mengagendakan pengambilan sumpah Presiden dan Wapres RI di Gedung MPR/DPR Jakarta, Selasa (20/10).
Dikemukakan, upaya itu bertujuan agar bagaimana komputer bisa masuk ke lembaga pendidikan dengan mudah, murah dan terjangau oleh semua anak didik dan masyarakat.
Dengan demikian, katanya, dapat meningkatkan SDM bangsa Indonesia yang saat ini tertinggal cukup jauh dari negara tetangga di bidang teknologi informatika, sedangkan dari sisi lain bisa dikembangkan juga sisi bisnisnya.
“Diharapkan ke depan, dari sisi bisnis, Indonesia bisa bersaing dengan negara lain, sementara melalui sistem pengadaan elektronik, penguasaan teknologi itu juga dapat mengurangi terjadinya KKN,” kata Tifatul.
Pada saatnya, tambahnya, pengadaan dan transaksi keuangan di lembaga negera tidak akan menerima uang secara tunai, tapi bisa dilakukan via teknologi informatika (TI).
Ditanya kesiapannya untuk menduduki pos Menkominfo, ia menyatakan kesiapannya karena bidang keilmuannya adalah TI, meskipun diakuinya ia tidak pernah berhenti belajar sehingga bisa lebih menguasai bidangnya.
“Penempatan saya sebagai Mekominfo, selain untuk mengembangkan ilmu yang saya memiliki, tentu saya akan menjalankan amanat yang dititipkan oleh Presiden dan masyarakat Indonesia kepada saya,” katanya.
Indonesia ke depan, katanya, harus mampu mengurangi kesenjangan digital dengan meningkatkan bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Menurutnya, era globalisasi saat ini membawa dampak perubahan lingkungan strategis sehingga semua pihak dapat mengantisipasi paradigma baru, yaitu upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Di Indonesia, TIK telah membuktikan keuntungan dan kemudahan terhadap pola perilaku dalam melakukan kegiatan di semua lini aktivitas, dan rencana kerja ini telah mampu mendukung peningkatan kinerja berbagai sektor pemerintah, dunia usaha dan kegiatan masyarakat secara individu maupun organisasi,” katanya.
Tifatul menambahkan, TIK juga mampu memberikan dukungan bagi pengembangan aplikasi, industri, dan sumber daya manusia.
Aspek lainnya, sehingga diyakini TIK akan mampu dengan cepat membawa bangsa Indonesia bangkit kembali ke percaturan global dan mensejajarkan diri dengan bangsa-bangsa lain yang sudah maju.
“Survey menyebutkan, satu persen saja investasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi, dapat meningkatkan ekonomi masyarakat hingga dua atau tiga persen,” katanya.
Wed, 4 Nov 2009 @11:01Melqi Hamdani |
Copyright © 2010 Sitekno[dot]Info · All Rights Reserved
Powered by sitekno